Indonesia Consumer Association

Just another Today.com weblog

&
 

Jan 18 2008

PUBLIK EKSPOSE IDM TERKAIT KEGAGALAN PROGRM EKONOMI PEMERINTAHAN SBY/JK DALAM PERSOALAN TAHU TEMPE ”

Published by indoconsumet at 2:55 am under Uncategorized Edit This

konsumen melongoI .JANJI  KAMPANYE  SBY /JK TERBUKTI BOHONG BESAR Pada saat Pemilu 2004 janji pasangan SBY/JK  dalam bidang ekonomi adalah   SBY-JK menjanjikan kebijakan pemerintah akan mengacu pada tiga hal pokok, yakni propertumbuhan (growth), prolapangan pekerjaan (job), dan prorakyat miskin (poor). ,Presiden SBY  menyebutkan satu poin pokok arah kebijakan, yakni prorakyat, yang merupakan gabungan dari prolapangan kerja dan prorakyat miskin 

Ternyata janji  perubahan yang didengungkan selama ini hanya janji belaka. Setiap kebijakan tidak  berorientasi terhadap rakyat bawah. Terbukti  rakyat kesulitan mencari bahan bakar minyak dan naiknya harga BBM , harga-harga  tidak stabil terutama sembako seperti naiknya harga beras , Kedelai  , harga pupuk tmahal sehingga petani tidak  bisa mendapat untung saat bercocok tanam. Begitu juga memperjuangkan nasip buruh, nelayan, pedagang kaki
lima, dan masyarakat juga tidak terbukti  bawah lainnya. Artinya, kebijakan riil terhadap rakyat tidak diutamakan.  

Pemerintahan SBY/JK hanya  memikirkan dan melakukan pembangunan image building   dengan  hanya meyajikan keberhasilan dalam meningkatnya harga Indeks saham IHSG dan cadangan devisa ,dan ketika meyajikan angka kemiskinan dan pengangguran pun  banyak melakukan kebohongan demi pembangun image building   . 

Padahal bukti yang pailng nyata dalam keberhasilan di bidang ekonomi dalam setiap  kalau rakyat tidak kesulitan lagi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dalam artian daya beli rakyat  mampu untuk membeli pada harga yang ditawarkan pasar  

 

2. PERSOALAN  BERAS , TAHU/TEMPE , TERIGU , DISTRIBUSI BBM BUKTI NYATA  DARI MENINGKATNYA  ANGKA PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN  DALAM PEMERINTAHAN SBY /JK Ketidak mampuan rakyat untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari harinya  dalam pemrintahan SBY JK dapat dibuktikan dengan ketidak mampuan rakyat untuk membeli kebutuhannya  pada harga yang meningkat  pada kebutuhan seperti Beras ,tahu,tempe dan terigu dserta BBM   bukanlah dikarenakan harga harga yang  tersebut atau langkahnya barang tersebut  semua ini lebih disebabkan karena

  1. Persoalan Beras yang mahal dan ketergantungan dengan impor  adalah disebabkan kegagalan program swasembada pangan dalam pemerintahan  SBY/JK merupakan penginkaran dari janji janji kampanye SBY JK serta bukti bahwa rakyat makin banyak yang miskin dan pengangguran terus bertambah terutama disektor pertanian
  2. Persoalan Tahu Tempe yang meyebabkan demontrasi besar besaran yang dilakukan oleh para pedagang tahu tempe dan produsen tahu tempe juga bukti kegagalan program ekonomi  SBY /JK  ,dan bukan disebabkan karena  harga bahan kedelai yang mahal tetapi lebih disebabkan ketidak mampuan masyarakat untuk membeli tahu tempe  pada tingkat harga  tertentu dikarenakan makin kecilnya pendapatan yang diterima oleh rakyat  ini berarti kemiskinan juga terus meningkat , dan pengangguran akan bertambah di sektor pekerja  komoditi tahu tampe .karena kurang permintaan tahu tempe dari masyarakat
  3. Persoalan Terigu yang banyak memberikan turunan pada industri lainnya seperti kue ,roti dan rumah tangga lainnya yang banyak meyerap tenaga kerja informal dan formal . Yang saat ini naik hampir 30 %  dari harga biasanya tentu akan mempunyai dampak terhadap naiknya jumlah pengangguran dan kemiskinan  kareana permintaan akan produk yang terbuat dari terigu pasati akan menurun draktis , juga bentuk dari kegagalan pemerintahan SBY /JK  dalam mengamankan ekonomi kerakyatan
  4. Persoalan BBM , antrian BBM dan  hilangnya bahan bakar minyak tanah di masyarakat serta pengurangan impor  bahan bakar minyak  ,dan konversi gas adalah merupakan lepas tangan tanggung jawab pemerintah SBY /JK  yang di hadapkan pada rakyat dan Pengusaha  , ini bukti pemerintah SBY/JK  gagal memberantas mafia mafia importit BBM  ,sebab apabila ingin mengurangi  anggaran untuk BBM dalam APBN bukan mengurangi Impor BBM tetapi harusnya SBY /JK dapat memotong mata rantai Mafia import BBM
  5. Terpendamnya dana APBN yang disalurkan pemerintah pusat pada pemerintah daerah pada SBI sejumlah 130 trilyun serta meningkatnya SBI di bank Central Indonesia membuktikan bahwa pengucuran kredit sektor riil tidak berjalan dan  ini membuktikan bahwa SBY /JK tidak dapat menciptkan lapangan kerja baru karena tidak adanya investasi baru
  6. Daya beli masyarakat yang mekin menurun membuktikan bahawa SBY/JK    gagal dalam meningkat taraf kesejahteraan rakyat

 

Jakarta  18 Januari 2007  

Direktur Eksekutive IDM  

 

 

IR. MUNATSIR MUSTAMAN 08159210204  

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Not A Member? Register for Free!

Some Today.com contributors may have received a fee or a promotional product or service from a manufacturer for promotional consideration, while others receive no consideration at all. Each contributor is responsible for disclosing any such promotional consideration.